GADIS CANTIK VERSUS AYAT KURSI
____<<>>____
Bab I
(Kekecewaan Seorang Nenek)
Tubuhnya tinggi semampai, bodinya seksi bak gitar Spanyol, parasnya cantik dan hidung mancung serta berkulit putih kebule-bule-an, dia cantik tiada tara, cerdas dan sholehah, rajin dalm beribadah, dan memiliki suara yang merdu sekali, apabila dia mengalunkan ayat-ayat suci al-Qur’an banyak yang terpesona mendengar keindahan suara dan lagunya. Dia adalah perempuan dambaan setiap insan manusia, setiap mereka ingin memilikinya, dia menjadi primadona desanya dan pujaan hati setiap pemuda.
____<<<>>>____
“Astaghfirullah, apakah ini sudah tengah malam? Kenapa malam ini sepi sekali? Seperti tidak ada satu pun orang yang berpapasan denganku? Malam apa sebenarnya ini? Sepi mencekam, mana sendirian lagi, jalannya gelap tidak ada secercahpun cahaya”, gerutuku dengan sedikit geram. Wajahku pucat-pasih dengan bibir yang menggigil dan tubuhku gemetaran tak karuan, di wajahku jelas terpampang rasa takut yang sangat amat mendalam. Rasa takut, cemas, khawatir, was-was berbaur bertumpuk dan bercampur aduk menjadi satu rasa yang tak terhingga, menghigapi perasaanku. Rasa takut ini sangat luar biasa, rasa takut akan terjadi apa-apa pada diriku, aku tidak mau terjadi apa-apa kepada diriku ini.
Karya: Telaga Warna

Tidak ada komentar:
Posting Komentar