DUITKU "Solusi Transaksi Online Anda"

DUITKU "Solusi Transaksi Online Anda"
Aplikasi PPOB Melayani Pembelian Pulsa, Paket Internet, Token Listrik, Voucher Game, Pembayaran Listrik, E-Money, E-Wallet, dan lain-lain

Rabu, 15 April 2020

Pidato Bahasa Indonesia Tema Lingkungan


PIDATO BAHASA INDONESIA

TEMA: LINGKUNGAN


Assalamu’alaikum wr.wb.
Alhamdulillahirobbil ‘alamin wabihinasta’inu wa‘alaumuriddunya waddin, washolatu wassalamu ’ala ashrofil ambiyai walmursalin wa’ala alihi washoh bihi ajma’in, amma ba’du
Yang terhormat Bapak/Ibu Dewan Juri serta teman-teman yang saya cintai.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Pidato yang insya Allah akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini yaitu tentang “Kerusakan Lingkungan”. Kerusakan lingkungan diakibatkan oleh ulah tangan manusia itu sendiri. Contohnya di sini, di kampungku, di wilayahku bojonegara ini, gunung-gunungnya bukan hanya tandus, bukan hanya pohon-pohonnya yang habis, namun gunung-gunungnya juga ikut habis dikeruk untuk mengurug laut. Apa akibatnya? Banjir bila musim hujan tiba, panas dan berdebu bila musim kemarau datang serta banyak lagi dampak negatif lainnya yang akan menimpa masyarakat di sekitarnya. Ini akibat dari keserakahan sebagian manusia dan ini sudah jelas tersurat dalam salah satu firman Allah SWT dalam surat Ar-Rum ayat 41 yang artinya “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar).” (QS. Ar-Rum: 41)
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Mau berkata apa kita? Mau bicara apa? Mau berdalih bagaimana? Ini semua sudah jelas, bahwa akibat keserakahan sebagian manusia, banyak orang yang jadi korban. Perhatikan ayat yang saya bacakan tadi, perhatikan ayat tersebut, pahami firman Allah tersebut, bahwa sesungguhnya kerusakan di laut dan di darat sudah jelas akibat ulah tangan manusia itu sendiri.
Kerusakan yang tampak di laut bukti nyatanya ialah tercemarnya laut oleh limbah industri sehingga ikan-ikan banyak yang mati dan biota lautnya juga ikut rusak. Kalaupun tidak mati pastinya ikan-ikan tersebut tidak bisa dikonsumsi, kenapa? Karena ikan tersebut telah tercemar zat kimia, kemungkinan apabila ikan tersebut dikonsumsi, maka akan berdampak negatif pula bagi orang yang memakannya.
Kerusakan yang tampak di darat ialah telah habisnya gunung-gunung akibat eksploitasi dan eksplorasi besar-besaran manusia-manusia serakah. Di tempat saya tinggal, kata kakek-nenek saya, dulunya gunung-gunung megah dan indah, hijau nan sedap dipandang mata, udaranya sejuk, semilir anginnya membuat tertidur bagi yang menikmatinya, tercium harum tanah bila tersiram air hujan, tapi sekarang apa yang kitadapati, gunung-gunung habis, udara panas, debu beterbangan dimana-mana, bila hujan tiba yang ada adalah banjir yang mampu merendam rumah-rumah penduduk.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Ayo, mari kita hentikan kerusakan, karena dampak dari kerusakan itu ialah pemanasan lingkungan yang menyeluruh atau istilah kerennya ialah, “Global Worming
Bukankah seharusnya kita melestarikan alam atau lingkungan kita, agar kelak anak cucu kita dapat merasakan indah dan sejuknya alam kita. Wahai para pengusaha, janganlah merusak lingkungan, janganlah kalian serakah, hentikanlah kerusakan-kerusakan yang kalian lakukan. Perhatikanlah sekitar kalian jangan hanya kalian mengeruk keuntungan saja tapi tidak mau memperhatikan dampak buruknya serta tidak mau menanggulanginya.
Wahai para pejabat yang berwenang, ini adalah tugas dan kewajiban Bapak/Ibu Pejabat semua untuk mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya, jangan hanya menerima haknya saja tapi kewajibannya tidak mau memenuhinya.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Allah Maha Tahu dan pengetahuan-Nya tidak terbatas. Wahyu itu diturunkan berabad-abad lalu lamanya dan memang benar-benar terbukti adanya, bahwa kerusakan di muka bumi, di darat dan di laut adalah akibat ulah tangan-tangan manusia yang serakah.
Oleh karena itu, marilah kita jaga kelestarian dan keindahan lingkungan kita, mulai sekarang “Stop Global Worming” dan jangan rusak lingkungan yang masih asri dan lestari ini, bagi yang sudah terlanjur rusak marilah kita cari solusinya, karena kerusakan yang sudah ada dapat kita tanggulangi dan dapat kita perbaiki kembali, karena itu semua demi anak cucu kita yang akan datang.
Hadirin yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Demikianlah pidato singkat yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat dan menggugah kitasemua agar tidak sewenang-wenang terhadap alam atau lingkungan kita.
Wabillahitaufikwalhidayah, waridhowalinayah, wa’aqwamuthoriq, wa’afumingkum wassalamu’alaikum wr. wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar