DUITKU "Solusi Transaksi Online Anda"

DUITKU "Solusi Transaksi Online Anda"
Aplikasi PPOB Melayani Pembelian Pulsa, Paket Internet, Token Listrik, Voucher Game, Pembayaran Listrik, E-Money, E-Wallet, dan lain-lain

Selasa, 29 Desember 2020

Modul Belajar Komputer dan Jaringan Internet (Modul 2)

 Belajar Komputer dan Jaringan (Modul 2)

Model-model Jaringan Komputer

Tujuan

Setelah mempelajari Kegiatan Belajar 2, diharapkan Saudara dapat menjelaskan berbagai jenis jaringan komputer, perbedaan LAN dan WAN serta berbagai jenis media transmisi dalam jaringan.

Uraian Materi

Tentunya Saudara masih ingat tentang berbagai jenis benda yang tersusun dengan jaring- jaring yang dapat di temui sehari-hari. Mulai dari jaring nelayan, raket, jaring laba-laba dan sebagainya. Pada komputer terdapat pula beragam jenis jaringan komputer yang pembagiannya didasarkan pada besar kecilnya cakupan jaringan yang menghubungkan antar komputer.Jenis-jenis jaringan tersebut yaitu :

1.LAN (Local Area Netowrk)

2.MAN (Metropolitan Area Network)

3.WAN (Wide Area Network)

LAN (Local Area Network)

LAN, adalah jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, umumnya dibatasi oleh area lingkungan seperti sebuah perkantoran di sebuah gedung, atau sebuah sekolah,dan biasanya tidak jauh dari sekitar 1 km persegi. Secara garis besar LAN terdapat dua tipe jaringan LAN yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client Server.

Peer to Peer artinya adalah setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan dapat bertindak sebagai komputer pengguna (workstation) maupun komputer penyedia layanan (server). Sedang pada jaringan

Client Server hanya ada satu komputer yang bertindak sebagai Server dan yang lain sebagai Client.

Beberapa model konfigurasi LAN, satu komputer biasanya dijadikan sebuah file server untuk menyimpan perangkat lunak (software) yang mengatur aktifitasi jaringan, ataupun sebagai perangkat lunak yang dapat digunakan oleh komputer-komputer yang terhubung ke dalam network.

Biasanya kemampuan workstation di bawah file server dan mempunyai aplikasi lain di dalam harddisknya selain aplikasi untuk jaringan. Kebanyakan LAN menggunakan media kabel untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya.

Ruang Kepala Ruang Guru Rua Lab. Komputer Sekolah Kom-1 Kom-2 Kom-3 4 5 6 Ruang Perpustakaan Kom-7

Gambar 4. Jaringan LAN di Sekolah.



2.MAN (Metropolitan Area Network)

MAN, biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, misalnya antar wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu: jaringan Bank dimana beberapa kantor cabang sebuah Bank di dalam sebuah kota besar dihubungkan antara satu dengan lainnya. Misalnya Bank Mandiri yang ada di seluruh wilayah Jakarta – Bogor – Depok – Tangerang – Bekasi.

 


Gambar 5. Jaringan MAN pada Bank antar Kota.

3.WAN (Wide Area Network)

Wide Area Networks (WAN) adalah jaringan yang lingkupnya biasanya sudahmenggunakan sarana satelit atau kabel bawah laut sebagai contoh keseluruhan jaringan BANK MANDIRI yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain. WAN mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara atau benua.Menggunakan sarana WAN, sebuah Bank yang ada di Jakarta bisa menghubungi kantor cabangnya yang ada di Singapura, hanya dalam beberapa menit. Biasanya WAN agak rumit

Kantor Bank di Jakarta Kantor Bank di Bogor Kantor Bank di Tangerang dan sangat kompleks, menggunakan banyak sarana untuk menghubungkan antara LAN dan WAN ke dalam komunikasi global seperti Internet.Tetapi bagaimanapun juga antara LAN, MAN dan WAN tidak banyak berbeda dalam beberapa hal, hanya lingkup areanya saja yang berbeda.


 

Gambar 6. Jaringan WAN yang menghubungkan antar negara.

Internet merupakan salah satu bentuk jaringan komputer yang termasuk dalam WAN. Internet mampu melakukan komunikasi komputer antar negara bahkan antar benua mulaiuntuk pertukaran data hingga komunikasi telepon. Bagaimana Saudara sudah mengetahui jenis-jenis jaringan komputer, secara umum jaringan tersebut mempunyai kesamaan yaitu saling menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lain hanya saja perbedaannya pada skala ukuran dan luas komputer tersebut terhubung. LAN mempunyai cakupan jarak berkisar 10 m – 1 km, MAN mencakup10 km dan WAN hingga 100 – 1000 km.


Berikut ini adalah beberapa perbedaan LAN dan WAN:

Nah, setelah Saudara sudah mengetahui berbagai jenis jaringan komputer serta perbedaan diantaranya, maka sekarang Saudara akan mempelajari tentang topologi fisik jaringan. Topologi fisik jaringan adalah bentuk fisik bagaimana komputer terhubung antara satu dengan lainnya. Jika Saudara perhatikan kembali pada gambar 4, Saudara dapat membayangkan bagaimana bentuk hubungan antar komputer pada masing-masing ruangan di sekolah. Secara umum ada tiga macam topologi fisik yang sering digunakan dalam LAN, yaitu: A. Topologi Bus B. Topologi Ring (Cincin) C. Topologi Star (Bintang)

A.Topologi Bus

Pada topologi bus biasanya menggunakan kabel koaksial. Seluruh jaringan biasanya merupakan satu saluran kabel yang kedua ujungnya diterminasi dengan alat berupa Terminator.

Gambar 7. Topologi Bus.

Topologi ini mempunyai keuntungan dan kerugian sebagai berikut:

Keuntungan

- Hemat kabel 17

- Layout kabel sederhana

- Mudah dikembangkan

Kerugian

- Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

- Kepadatan lalu lintas data

- Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.

- Diperlukan repeater untuk jarak jauh



B.Topologi Ring (Cincin)

Pada topologi ini kabel yang digunakan akan membentuk lingkaran tertutup sehingga mengesankan cincin tanpa ujung. Secara umum layout topologi ring juga relatif sederhana.

Gambar 8. Topologi Ring.

Keuntungan

- Hemat kabel

Kerugian

- Peka kesalahan

- Pengembangan jaringan lebih kaku

C. Topologi Star (Bintang)

18

Description: http://htmlimg1.scribdassets.com/7wrs6ez1fk25dq4/images/18-5931259c46.jpg

Pada topologi star setiap node pada jaringan akan berkomunikasi melalui sebuah pusat atau konsentrator. Aliran data setiap node akan menuju konsentrator (HUB) terlebih dahulu sebelum ke node tujuan. Dengan menggunakan topologi jenis ini maka jaringan mudah dikembangkan dengan menarik kabel ke konsentrator/node pusat.

Gambar 9. Topologi Star.

Keuntungan

- Paling fleksibel

- Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain

- Kontrol terpusat

- Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

- Kemudahaan pengelolaan jaringan

Kerugian

- Boros kabel

- Perlu penanganan khusus

- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

- Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Selain topologi di atas ada beberapa topologi yang ada antara lain topologi: mesh dan tree (pohon)

19

Description: http://htmlimg4.scribdassets.com/7wrs6ez1fk25dq4/images/19-0bafc6d7a3.jpg

Gambar 10. Topologi Mesh dan Tree.

Pada topologi mesh tiap komputer saling terhubung dengan banyaknya komputer yang ada, sedangkan pada

Tree tiap komputer terhubung secara bebas ke dalam jaringan.

Saya yakin, Saudara dapat memahami berbagai topologi fisik dari jaringan komputer di atas, Topologi tersebut umum digunakan dalam membuat sebuah jaringan komputer. Dengan berbekal pengetahuan ini, Saudara telah mempunyai bekal untuk menapaki materi berikutnya yang ada kaitannya dengan uraian materi di atas. Nah, setelah Saudara mempelajari berbagai model jaringan, topologi jaringan dan protokol jaringan, saatnya Saudara mempelajari media yang digunakan untuk transmisi data. Seperti Saudara ketahui untuk menghubungkan antar komputer umumnya diperlukan sebuah kabel, walaupun sekarang sudah berkembang jaringan nirkabel (infra red, bluetooth, dan wifi).

Media Transmisi

Kabel yang digunakan pada jaringan komputer ada berbagai macam jenis mulai dari yang penghantarnya pendek hingga jauh, dari yang penghantarnya lambat hingga cepat. Berikut ini berbagai jenis kabel yang umum dipakai:

1. Thin Ethernet (Thinnet)

Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

20



2. Thick Ethernet (Thicknet)

Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum100 transceiver terhubung.

Gambar 13. Kabel Model Thicknet.

Gambar 13. Kabel Model Thicknet.

3.Twisted Pair Ethernet

Kalau Saudara lihat kabel twisted pair mirip dengan kabel pada telepon. Di dalamnya ada beberapa pasangan kabel yang saling dipelintir dengan pasangannya sehingga disebut twisted pair

.Maksud dari pelintiran kabel adalah mengurangi interferensi, derau(noise) dan gangguan yang masuk. Ada 2 macam kabel ini, yaitu: a. Shielded Twisted Pair (STP), kabel dengan selubung pembungkus dan b. Unshielded Twisted Pair (UTP), kabel tanpa selubung pembungkusFungsi selubung untuk penahan (grounding) untuk mengurangi gangguan jadi kabel STPlebih bagus dibandingkan UTP.

21



Buatlah sebuah gambar skema jaringan dengan kriteria sebagai berikut :

-menggunakan konsep topologi bintang,

-dilengkapi dengan IP Address pada tiap-tiap perangkat yang terhubung didalamnya(komputer, printer, laptop)

-pusat dari seluruh network terhubung dengan sebuah swicth atau hub sebanyak 8port

-didalam network terdapat 5 buah pc, 1 buah printer, 1 buah server Dapatkah Saudara mengerjakannya?

Saya yakin Saudara dapat mengerjakan tugas tersebut dengan baik. Jika hasil latihan dan diskusi Saudara dirasa cukup baik, maka Saudara dapat meneruskan ke Kegiatan Belajar 3. Tetapi bila tingkat penguasaan Saudara masih di bawah, maka Saudara harus mengulangi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yangbelum Saudara kuasai.

Senin, 28 Desember 2020

Apa itu Jaringan? Sebuah Transliterasi dari Bahasa inggris

Apa itu Jaringan?

Jaringan terdiri dari dua atau lebih komputer yang terhubung untuk berbagi sumber daya (seperti printer dan CD), bertukar file, atau memungkinkan komunikasi elektronik. Komputer di jaringan dapat dihubungkan melalui kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar inframerah.

Dua jenis jaringan yang sangat umum meliputi:

• Jaringan Area Lokal (LAN)

• Jaringan Area Luas (WAN)

Anda juga dapat melihat referensi ke Metropolitan Area Networks (MAN), Wireless LAN (WLAN), atau Wireless WAN (WWAN).

Jaringan Area Lokal

Jaringan Area Lokal (LAN) adalah jaringan yang terbatas pada area yang relatif kecil. Biasanya terbatas pada area geografis seperti lab menulis, sekolah, atau gedung.

Komputer yang terhubung ke jaringan secara luas dikategorikan sebagai server atau workstation. Server umumnya tidak digunakan oleh manusia secara langsung, tetapi dijalankan terus menerus untuk menyediakan "layanan" ke komputer lain (dan pengguna manusianya) di jaringan. Layanan yang disediakan dapat mencakup pencetakan dan faks, hosting perangkat lunak, penyimpanan dan berbagi file, pengiriman pesan, penyimpanan dan pengambilan data, kontrol akses lengkap (keamanan) untuk sumber daya jaringan, dan banyak lainnya.

Stasiun kerja disebut demikian karena mereka biasanya memiliki pengguna manusia yang berinteraksi dengan jaringan melalui mereka. Workstation secara tradisional dianggap desktop, terdiri dari komputer, keyboard, display, dan mouse, atau laptop, dengan keyboard, display, dan touchpad terintegrasi. Dengan munculnya komputer tablet, dan perangkat layar sentuh seperti iPad dan iPhone, definisi workstation kami berkembang dengan cepat untuk menyertakan perangkat tersebut, karena kemampuannya untuk berinteraksi dengan jaringan dan memanfaatkan layanan jaringan.

Server cenderung lebih bertenaga daripada workstation, meskipun konfigurasi dipandu oleh kebutuhan. Misalnya, sekelompok server mungkin berlokasi di area aman, jauh dari manusia, dan hanya diakses melalui jaringan. Dalam kasus seperti itu, biasanya server beroperasi tanpa tampilan atau keyboard khusus. Namun, ukuran dan kecepatan prosesor server, hard drive, dan memori utama dapat menambah biaya sistem secara dramatis. Di sisi lain, workstation mungkin tidak membutuhkan banyak penyimpanan atau memori kerja, tetapi mungkin memerlukan tampilan yang mahal untuk mengakomodasi kebutuhan penggunanya. Setiap komputer di jaringan harus dikonfigurasi dengan tepat untuk penggunaannya.

Pada satu LAN, komputer dan server dapat dihubungkan dengan kabel atau tanpa kabel. Akses nirkabel ke jaringan kabel dimungkinkan oleh titik akses nirkabel (WAP). Perangkat WAP ini menyediakan jembatan antara komputer dan jaringan. WAP tipikal mungkin memiliki kapasitas teoritis untuk menghubungkan ratusan atau bahkan ribuan pengguna nirkabel ke jaringan, meskipun kapasitas praktisnya mungkin jauh lebih sedikit.

Hampir selalu server akan dihubungkan dengan kabel ke jaringan, karena koneksi kabel tetap yang tercepat. Stasiun kerja yang tidak bergerak (desktop) juga biasanya dihubungkan dengan kabel ke jaringan, meskipun biaya adaptor nirkabel telah turun ke titik di mana, saat memasang stasiun kerja di fasilitas yang ada dengan kabel yang tidak memadai, akan lebih mudah dan lebih murah untuk gunakan nirkabel untuk desktop.

Lihat bagian Topologi, Kabel, dan Perangkat Keras dari tutorial ini untuk informasi lebih lanjut tentang konfigurasi LAN.

Jaringan Area Luas

Wide Area Networks (WANs) menghubungkan jaringan di area geografis yang lebih luas, seperti Florida, Amerika Serikat, atau dunia. Kabel lintas samudra khusus atau uplink satelit dapat digunakan untuk menghubungkan jenis jaringan global ini.

Dengan menggunakan WAN, sekolah di Florida dapat berkomunikasi dengan tempat-tempat seperti Tokyo dalam hitungan detik, tanpa membayar tagihan telepon yang sangat besar. Dua pengguna yang terpisah separuh dunia dengan workstation yang dilengkapi mikrofon dan webcam dapat melakukan telekonferensi secara real time. WAN itu rumit. Ia menggunakan multiplexer, bridge, dan router untuk menghubungkan jaringan lokal dan metropolitan ke jaringan komunikasi global seperti Internet. Bagi pengguna, bagaimanapun, WAN tidak akan terlihat jauh berbeda dari LAN.

Keuntungan Memasang Jaringan Sekolah

Kontrol akses pengguna.

Jaringan modern hampir selalu memiliki satu atau lebih server yang memungkinkan manajemen terpusat untuk pengguna dan untuk sumber daya jaringan yang mereka miliki aksesnya. Kredensial pengguna pada jaringan yang dimiliki dan dioperasikan secara pribadi mungkin sesederhana nama pengguna dan kata sandi, tetapi dengan perhatian yang terus meningkat pada masalah keamanan komputasi, server ini sangat penting untuk memastikan bahwa informasi sensitif hanya tersedia untuk pengguna yang berwenang.

Penyimpanan dan berbagi informasi.

Komputer memungkinkan pengguna untuk membuat dan memanipulasi informasi. Informasi memiliki kehidupannya sendiri di jaringan. Jaringan menyediakan tempat untuk menyimpan informasi dan mekanisme untuk berbagi informasi tersebut dengan pengguna jaringan lainnya.

Koneksi.

Administrator, instruktur, dan bahkan siswa dan tamu dapat dihubungkan menggunakan jaringan kampus.

Jasa.

Sekolah dapat memberikan layanan, seperti pendaftaran, direktori sekolah, jadwal kursus, akses penelitian, dan akun email, dan banyak lainnya. (Ingat, layanan jaringan umumnya disediakan oleh server).

Internet.

Sekolah dapat memberi pengguna jaringan akses ke internet, melalui gateway internet.

Menghitung sumber daya.

Sekolah dapat menyediakan akses ke perangkat komputasi tujuan khusus yang biasanya tidak dimiliki oleh setiap pengguna. Misalnya, jaringan sekolah mungkin memiliki printer berkualitas tinggi berkecepatan tinggi yang berlokasi strategis di sekitar kampus untuk digunakan instruktur atau siswa.

Akses Fleksibel.

Jaringan sekolah memungkinkan siswa untuk mengakses informasi mereka dari perangkat yang terhubung di seluruh sekolah. Siswa dapat memulai tugas di kelas mereka, menyimpan sebagian di area akses publik jaringan, lalu pergi ke pusat media setelah sekolah untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Siswa juga dapat bekerja secara kooperatif melalui jaringan.

Komputasi Kelompok Kerja.

Perangkat lunak kolaboratif memungkinkan banyak pengguna untuk mengerjakan dokumen atau proyek secara bersamaan. Misalnya, pendidik yang berlokasi di berbagai sekolah dalam satu daerah dapat secara bersamaan menyumbangkan gagasan mereka tentang standar kurikulum baru ke dokumen, spreadsheet, atau situs web yang sama.

Kekurangan Memasang Jaringan Sekolah

Mahal untuk Dipasang.

Jaringan kampus yang besar dapat membawa label harga yang lumayan. Pengkabelan, kartu jaringan, router, jembatan, firewall, titik akses nirkabel, dan perangkat lunak bisa mahal, dan penginstalannya pasti membutuhkan layanan teknisi. Namun, dengan kemudahan pengaturan jaringan rumah, jaringan sederhana dengan akses internet dapat diatur untuk kampus kecil di sore hari.

Membutuhkan Waktu Administratif.

Pemeliharaan jaringan yang tepat membutuhkan banyak waktu dan keahlian. Banyak sekolah telah memasang jaringan, hanya untuk mengetahui bahwa mereka tidak menganggarkan untuk dukungan administratif yang diperlukan.

Server Gagal.

Meskipun server jaringan tidak lebih rentan terhadap kegagalan daripada komputer lain, ketika file server "turun", seluruh jaringan mungkin terhenti. Praktik desain jaringan yang baik mengatakan bahwa layanan jaringan penting (disediakan oleh server) harus redundan di jaringan bila memungkinkan.

Server Gagal.

Meskipun server jaringan tidak lebih rentan terhadap kegagalan daripada komputer lain, ketika file server "turun", seluruh jaringan mungkin terhenti. Praktik desain jaringan yang baik mengatakan bahwa layanan jaringan penting (disediakan oleh server) harus redundan di jaringan bila memungkinkan.

Kabel Bisa Putus.

Bab Topologi menyajikan informasi tentang berbagai konfigurasi kabel. Beberapa konfigurasi dirancang untuk meminimalkan ketidaknyamanan pada kabel yang putus; dengan konfigurasi lain, satu kabel yang putus dapat menghentikan seluruh jaringan.

Keamanan dan kepatuhan.

Keamanan jaringan itu mahal. Itu juga sangat penting. Jaringan sekolah mungkin akan tunduk pada persyaratan keamanan yang lebih ketat daripada jaringan perusahaan berukuran sama, karena kemungkinannya untuk menyimpan informasi pribadi dan rahasia pengguna jaringan, bahayanya dapat bertambah jika pengguna jaringan di bawah umur. Banyak perhatian harus diberikan pada layanan jaringan untuk memastikan semua konten jaringan sesuai untuk komunitas jaringan yang dilayaninya.

 

Sumber asli berbahasa Inggris: https://fcit.usf.edu/network/chap1/chap1.htm

Dan di Translate oleh: www.googletranslate.com

Modul Belajar Komputer dan Jaringan Internet (Modul 1)

 MODUL 1

KEGIATAN BELAJAR I

Konsep Jaringan Komputer

Tujuan :

Setelah mempelajari Kegiatan Belajar 1, diharapkan Saudara dapat menjelaskan sejarah perkembangan jaringan komputer dan prinsip komunikasi data.

Uraian Materi

Pernahkah Saudara melihat sebuah jaring nelayan? Bentuk jaring tersebut berupa rangkaian lilitan tali senar yang saling terikat dan bertemu pada simpul-simpulnya. Jikasalah satu simpul pada jaring tersebut terputus, maka kekuatan jaring tersebut akanberkurang dan mempengaruhi simpul yang lain.

Coba sekarang Saudara tuliskan pada kolom berikut, benda lain yang mempunyai struktur saling terhubung seperti halnya pada jaring.Setelah Saudara mengisikan jawabannya. Cocokkan jawaban Saudara dengan jawaban berikut ini:

1. Jaring laba-laba

2.Jaring raket badminton

3. Jaring net bola volley atau badminton, dan lain-lain

Jika jawaban Saudara hampir semua benar, maka Saudara sudah mempunyai pengetahuan bagaimana struktur jaringan itu dibentuk.Perlu Saudara ketahui bahwa jaring laba-laba tersusun dari benang-benang yang saling terikat dan bertemu pada simpul-simpulnya. Coba Saudara perhatikan pada gambar berikut.

Dengan memahami sebuah jaring laba-laba yang saling terikat satu sama lain, akan memberikan gambaran tentang jaringan komputer. Jaringan komputer adalah

sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan

Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkanpengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak padaprinter yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node

Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. Sebelum membahas lebih jauh tentang jaringan komputer, alangkah baiknya Saudara mengetahui terlebih dahulu tentang sejarah jaringan komputer berikut ini.

A.Sejarah Jaringan Komputer

Kapan jaringan komputer dimulai? Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-andi Amerika pada sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University. Proyek ini dipimpin oleh profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek ini hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus digunakan bersama. Pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer. Saat itu dikenalkan sebuah konsep untuk menghubungkan komputer yang saling tersebar.

Konsep tersebut adalah konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama "Time Sharing System" (TSS), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan.

Pada sistem TSS beberapa terminal (komputer) terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing).

Seperti yang ada pada gambar 3,dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host komputer.

Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendala mantara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Gambar 3. Jaringan komputer model distributed processing.

 

Perjalanan sejarah komputer ukuran hardware komputer dari tahun ke tahun mengalami perkembangan pesat. Hal ini ditsaudarai dengan kemampuan yang semakin tinggi dan ukuran yang semakin kecil. Saat ini komputer dan jaringannya sudah dapat menangani proses komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu, mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN.

Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan. Apakah Saudara sudah memahami tahapan sejarah perkembangan jaringan komputer? Berikut ini secara ringkas saya uraikan kembali sejarah perkembangan komputer dansimaklah baik-baik. Sejarah jaringan komputer dimulai dengan komputer terminal yangsaling terhubung ke pusat komputer (host computer) lewat time sharing system kemudian berkembang menjadi terminal-terminal yang saling terhubung ke pusat komputer (host computer) dengan konsep proses distribusi (Distributed Processing) yang kemudian berakhir dengan teknologi jaringan.

B. Prinsip Komunikasi Data

Pernahkah Saudara melihat seorang turis dengan pemandunya? Jika Saudara perhatikan guide tersebut membantu turis untuk berdialog dengan penduduk lokal dalam menterjemahkan atau menjelaskan maksud pembicaraan di antara mereka. Demikian juga komunikasi dalam jaringan komputer. Untuk dapat mengatur komunikasi di dalam jaringan komputer haruslah dibuat stsaudarar yang berfungsi memudahkan dalam komunikasi di antara mereka.

Model OSI Jika dalam kehidupan sehari-hari untuk dapat berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia digunakan bahasa yang stsaudarar yaitu bahasa Inggris, maka dalam dunia komputer ada badan dunia yang menangani masalah stsaudararisasi, yaitu International tsaudarardization Organization (ISO). ISO membuat aturan baku yang dikenal dengan nama Open System Interconnection (OSI). Aturan baku OSI ini selanjutnya akan digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang mengembangkan perangkat jaringan agar dapat berkomunikasi satu dengan lainnya.

OSI menjelaskan bagaimana data dan informasi sebuah aplikasi pada komputer melewati media jaringan berkomunikasi ke aplikasi pada komputer lain. Model OSI terdiri dari 7 lapisan/layer, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi seperti yang Saudara lihat pada tabel berikut:

No Lapisan 7 Aplikasi Berfungsi sebagai interface antara user dan komputer (Telnet, FTP, DNS)

6 Presentasi Berfungsi untuk menyediakan sistem penyajian data ke lapisan aplikasi, translation, format coding, compression, decompression, encryption, decryption misalnya format image (JPEG), audio video (MIDI, MPEG), teks (EBCDIC, ASCII)

5 Sessi Berfungsi untuk mengkoordinasikan jalan komunikasi antar sistem, mengendalikan dialog antar node (komputer, printer) misal Remote Procedure Call (RPC), Structured Query Language (SQL)

4 Transport Bertanggung jawab dalam proses pengiriman dataantar host.Misal protokol TCP/IP

3 Network Bertanggung jawab melakukan routing antar jaringan,mengelola sistem pengalamatan logika terhadap jaringan komputer. Misal IP (Internet Protokol) yang merupakan bagian dari TCP/IP

2 Datalink Berfungsi untuk membungkus paket data dari networkdan menjamin paket terkirim ke host lain denganalamat yang tepat.

1 Fisik Melakukan pengiriman dan penerimaan bit. Lapisan ini berhubungan secara langsung dengan media komunikasi yang berbeda-beda.

Tabel 1. Lapisan OSI.

Saudara tidak perlu pusing dengan pembagian lapisan di atas. Pembagian lapisan tersebut sudah diatur pada perangkat jaringan. Artinya kita sebagai pengguna tinggal memakainya sesuai keperluan. Tetapi untuk menambah pengetahuan Saudara bahwa dari tabel urutan lapisan di atas, aplikasi merupakan lapisan yang paling dekat dengan kita sebagai pengguna komputer.

Sistem Pengalamatan Jaringan dengan TCP/IP Address

Pada jaringan komputer ada suatu model pengaturan untuk dapat menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. Model TCP/IP menghubungkan antar komputer dengan metode pengalamatan komputer atau dikenal dengan IP Address .Berikut ini Saudara akan mempelajari protokol TCP/IP dan IP Address.

a. Protokol TCP/IP

Pernahkan Saudara mengikuti upacara bendera di sekolah? Jika Saudara perhatikan, rangkaian acara telah diatur dan dikendalikan oleh seorang yang berfungsi sebagai pemandu acara atau MC (Master of Ceremony). MC akan menentukan urutan acara, lama waktu, dan siapa yang bertugas. Di dalam jaringan komputer terdapat istilah Transport Connection Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Jaringan komputer dengan sistem operasi Windows, TCP/IP mempunyai peranan yang penting dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows.

IP Address

Tahu nomor rumah Saudara? Ya, hampir semua rumah mempunyai nomor. Nomor rumah penting artinya bagi penghuni di dalamnya baik untuk identitas maupun korespondensi. Seperti halnya nomor rumah, IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tsaudara titik seperti 192.168.0.1.0

IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID. Network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Jadi kalau Saudara mempunyai 2 atau 3 komputer, maka pada host ID dapat dituliskan

192.168.0.1 kemudian 192.168.0.2 dan 192.168.0.3.

Oleh sebab itu, IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

c. Kelas-kelas IP Address

Untuk mempermudah pemakaian IP address dibagi dalam tiga kelas.Kelas Network ID Host ID Axxx.0.0.1xxx.255.255.254 Bxxx.xxx.0.1xxx.xxx.255.254 Cxxx.xxx.xxx.1xxx.xxx.xxx.254

Tabel 3. Pembagian Kelas IP Address.

IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama,sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.

Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah: Network ID = 113 Host ID = 46.5.6 Sehingga IP address di atas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113. IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1 Network ID = 132.92 Host ID = 121.1

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit. Network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx

IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx –223.255.255.x.

Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan hostI D yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

Apakah Saudara sudah memahami uraian materi di atas? Bila sudah cukup paham, Saudara dapat mengerjakan tugas mandiri berikut.

LATIHAN DAN DISKUSI 1 Petunjuk : Kerjakan soal latihan di bawah ini dan diskusikan untuk membahasnya !

  1. Bagaimanakah gambaran konsep perkembangan jaringan komputer?
  2. Fungsi dasar dari teknologi jaringan komputer
  3. Sehubungan dengan lapiasn OSI, buatlah daftar aktifitas menggunakan perangkat komputer dan jaringan yang berhubungan dengan masing-masing lapiasn OSI tersebut
  4. Buatlah kelas-kelas IP dan diskusikan pada tiap-tiap kelompok mengenai pemahaman Network ID dan host ID dari sebuah jaringan.
Jika jawaban dan pemahaman Saudara sudah banyak benar, maka Saudara dapat meneruskan ke Kegiatan Belajar 2. Tetapi bila tingkat penguasaan dan pemahaman Saudara masih rendah, maka Saudara harus mengulangi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang belum Saudara kuasai.